Sewa Mobil di Bali

Mobil Transmisi Automatic

Akhir akhir ini mobil bertransmisi automatic semakin menjadi pilihan masyarakat. Hal ini dikarenakan oleh kemudahan dan kepraktisan, disisi lain kondisi jalan yang semakin lama semakin macet terus membuat orang untuk menjatuhkan pilihan pada mobil jenis ini. kami mencatat beberapa nilai plus menggunakan mobil jenis ini, tentu juga biar adil kami sertakan juga nilai negatifnya. Langsung saja kita bahas satu persatu.

Plus

  • Mudah digunakan
    Ya, karena mobil ini hanya memiliki 2 pedal : gas dan rem. Dikatakan mudah karena kita hanya memerlukan kaki kanan. Kedua pedal tersebut cukup menggunakan kaki kanan dan kaki kiri bisa istirahat. Tongkat persneling tidak harus di pindah-pindah seperti jika kita menggunakan mobil manual. Untuk maju di jalanan perkotaan kita cukup pindahkan ke posisi D, sehingga tangan kiri kita tidak harus sering2 memindahkan, hemat energy bukan ?
  • Perawatan lebih mudah
    Mobil automatic menggunakan sistem hidraulik, sehingga pergantian oli transmisinya bisa lebih lama. Rata rata dikisaran 80.000 KM, tergantung jenis oli dan bengkelnya
  • Lebih mantap ditanjakan
    Terutama pada jalanan macet di tanjakan, seperti tanjakan ke arah danau beratan di bedugul. kita tidak perlu stress mengatur pedal kopling, gas dan rem untuk mencegah mobil mati atau melorot kebelakang. Bila kita berhadapan dengan tanjakan terjal, posisi gigi dipindahkan ke 2 atau L untuk tanjakan sangat terjal
  • Mundur atau Parkir yang lebih Mudah
    Saat mundur dan parkir, kita dituntut kewaspadaan yang tinggi agar tidak menyenggol pagar, atau bahkan mobil lain, dengan tiadanya kopling, konsentrasi kita hanya fokus mengarahkan mobil, tidak terbagi dengan menjaga agar mesin mobil tidak mati.
  • Irit BBM
    Mobil jenis ini memungkinkan untuk gliding / meluncur lebih jauh dari mobil manual. dengan menggunakan teknik mengemudi santai, hanya tekan pedal gas seperlunya saja, biarkan mobil meluncur sejauh mungkin, maka jarum petunjuk bahan bakar akan malas untuk bergerak turun

Minus

  • Aki harus selalu dalam kondisi prima
    Bila aki dalam keadaan soak, mobil tidak bisa di dorong, Tapi tidak usah khawatir, kita bisa menyiasatinya dengan membawa kabel jumper.
  • Kampas Rem lebih cepat habis
    Dikarenakan tiadanya engine brake, maka pengemudi harus lebih sering menekan pedal rem. Sebetulnya mobil matic juga memiliki engine brake. cukup pindahakan posisi gigi ke 3 atau 2 atau L bila membutuhkan engine brake, misalnya ditururan panjang atau curam.
  • Akselesari kurang responsif
    Untuk akselesari dari kondisi diam mobil matic sedikit lebih lambat dari manual, Tapi bila sudah masuk ke akselerasi pertengahan tarikannya boleh juga.